Kamis, 25 April 2013

DANA ASPIRASI DPRD MERUPAKAN PERAMPOKAN SECARA SISTEMATIS TERHADAP APBD KOTA DEPOK


CEC : Proyek Penunjukan Langsung (PL) Perbaikan dan Peningkatan Jalan Lingkungan diwilayah Kota Depok yang bersumber APBD 2013 berjumlah ratusan paket. Namun, hingga akhir bulan April tahun 2013 ini belum dapat dilaksanakan. Diantara ratusan Jalan Lingkungan diseluruh wilayah Kota Depok banyak yang telah rusak berat akibat diguyur hujan yang turun terus menerus sejak akhir tahun 2012 hingga sekarang. Terhambatnya pelaksanaan pekerjaan tersebut bukan karena Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) belum menyusun program kerjanya, tetapi karena pihak DPRD Kota Depok belum menyatakan persetujuannya. Persetujuan DPRD menjadi molor karena Dana Aspirasi DPRD yang dipatok oleh para anggota dewan terlalu besar dan terlalu banyak. Lebih dari setengah Proyek Penunjukan Langsung (PL) Jalan Lingkungan (jaling) di Dinas Bina Marga dan Sumber Dana Air (DBMSDA) mau mereka rampok secara sistematis. Para anggota DPRD Kota Depok bertindak sebagai calo-calo proyek.
Menurut beberapa kontraktor Depok, keterlambatan pelaksanaan proyek penunjukan langsung pekerjaan peningkatan dan perbaikan jalan lingkungan di Kota Depok, disebabkan intervensi dari DPRD terhadap mekanisme penetapan proyek penunjukan langsung (PL) jalan lingkungan, karena mereka terlalu banyak neko-nekonya. Jatah Dana Aspirasi yang diminta oleh DPRD terlalu besar dan banyak. Akibatnya, proyek akan menjadi korban karena kualitasnya akan semakin rendah karena sebagian dana proyek jadi jatah para anggota Dewan yang berkedok Dana Aspirasi. Kami para kontraktor Depok menilai bahwa Dana Aspirasi DPRD Kota Depok tersebut bukan merupakan kebijakan lagi, tetapi sudah merupakan Perampokan Secara Sistematis terhadap APBD, ujar mereka dengan nada kecewa.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Ir. Enco Kuryasa ketika dikonfirmasi mengatakan, "Soal proyek penunjukan langsung (PL), sebaiknya ditanyakan langsung saja kepada Kepala Bidang masing-masing di lingkungan DBMSDA", katanya. [cy]

Tidak ada komentar: