Selasa, 07 Juni 2011

PERSIKAD

CEC, Depok.

Persatuan Sepakbola Kota Depok (PERSIKAD)sampai dengan hari ini nasibnya tidak jelas. Walikota Depok Noermahmoedi seakan tidak peduli dengan olahraga sepakbola yang paling di gemari seantero jagat raya. Padahal, prestasi PERSIKAD cukup membanggakan, karena berada pada posisi Divisi Utama PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia). 

Menurut mantan penjaga gawang PERSIKAD era 2000-2001, Alex Julianta Sembiring SE SH, kepada CEC (7/6) mengatakan, "Kenapa Noermahmoedi selaku Walikota Depok tidak peduli dengan olahraga termasuk sepakbola. Apakah dia hanya memikirkan masalah Politik saja, sehingga masalah Ekonomi dan Pembangunan termasuk Olahraga tidak diperhatikannya. Prestasi PERSIKAD sebenarnya dapat lebih di tingkat kan, baik di arena Nasional maupun arena Internasional. Karena POTENSI sepakbola yang ada di Kota Depok cukup banyak dan bahkan sangat membludak.

Pelatih sepakbola yang bertaraf Nasional maupun Internasional banyak terdapat di Kota Depok ini. Sehingga, apabila masih ada orang/investor yang berkeinginan membangun kembali PERSIKAD yang sudah "mati suri" tersebut, maka hampir dapat di pastikan Kota Depok akan lebih di kenal melalui olahraga sepakbola. Jadi, Kota Depok bukan hanya di kenal sebagai "Kota Terkotor" di seluruh Indonesia", ujarnya.

Selanjutnya, Alex Julianta Sembiring menambahkan, "Sesungguhnya PERSIKAD mempunyai peranan yang penting karena dapat menampung atlit sepakbola hasil binaan dari Sekolah Sepakbola yang jumlahnya sekitar 39 (tiga puluh sembilan) sekolah sepakbola yang tersebar di seluruh wilayah Kota Depok. Artinya, pemuda-pemuda warga Kota Depok yang belajar sepakbola di sekolah-sekolah tersebut dapat tersalur melalui wadah PERSIKAD. Oleh karena PERSIKAD telah mati suri, maka mereka yang belajar sepakbola di sekolah-sekolah sepakbola yang ada di Kota Depok, jadi berserakan dan mereka terpaksa masuk ke Club-Club Sepakbola yang berada di luar Kota Depok", ujar Pelatih Penjaga Gawang Tim Suratin Kabupaten Bogor ini.(Cy)

Tidak ada komentar: